Setiap wilayah rawan gempa harus memperhatikan frekuensi gempa, jika frekuensi gempa dan frekuensi alami sebuah bangunan hunian memiliki nilai yang sama atau berdekatan sehingga mengalami resonansi dan bangunan hunian mengalami kerusakan berat, oleh karena itu dalam perencanaan bangunan hunian ditempat rawan gempa perlu memperhatikan struktur bangunan hunian tersebut yaitu frekuensi alami yang dimikilinya.Penelitian ini bertujuan untuk mencari besar nilai frekuensi alami, perbandingan antara nilai frekuensi alami, perilaku bentuk model getaran struktur frekuensi alami pada struktur RISBA dan RISBARI, yang kedua rumah tersebut merupakan rumah tahan gempa, salah satu perencanaan bangunan hunian tahan gempa yaitu frekuensi alami yang tinggi. Penelitian ini dengan menggunakan software SAP2000 (Student Version), dibatasi hanya frekuensi alami saja, tanpa pelapis dinding dan model sesuai petunjuk teknis RISBA ukuran denah 6x6 m dan RISBARI  dengan ukuran denah 5x6 m.Hasil Analisis frekuensi alami pada RISBA pada mode 1 adalah 5.0497 Hz, RISBARI pada mode 1 adalah 8,141 Hz. Berdasar besarnya nilai frekuensi alami yang dimiliki RISBA dan RISBARI tersebut didesain agar rumah ini tahan gempa pada daerah rawan gempa.
Copyrights © 2021