Kemampuan wilayah dalam hal ketersediaan air untuk bercocok tanam dapat dilihat dari besaran curah hujan efektif wilayah dalam setiap tahunnya sebagai penunjang lahan irigasi teknis. Curah hujan efektif sebagai andalan wilayah untuk irigasi tanaman padi, sehingga dapat digunakan sebagai gambaran pola tanam padi-padi-palawija. Pada saat ini ketersediaan lahan irigasi teknis berkurang tiap tahunnya karena alih fungsi lahan. Selain itu adanya perubahan musim akan mempengaruhi irigasi tanaman padi pada DAS Opak. Oleh karena itu, penelitian ini untuk mengetahui apakah DAS Opak mampu untuk mengairi tanaman padi di setiap tahunnya, sehingga kedepan dapat dilakukan pembukaan lahan baru pada daerah yang masih memungkinkan dapat dikembangkan. Curah hujan efektif ( Re ) merupakan harga 70 % dari R80 dimana curah hujan 80 % nya pasti terjadi. Curah Hujan Efektif ( Re ) adalah ketersediaan air irigasi dalam perhitungan NFR (Need Field Requirement). Harga P (perkolasi) untuk DAS Opak, diharapkan masih ada di sekitar 2 – 6 mm. Hasil analisis dapat disimpulkan bahwa DAS Opak masih mampu untuk mengairi lahan pertanian khususnya tanaman padi dengan pola tanam padi-padi-palawija, sesuai pada musim penghujan, Oktober - April. Hujan tinggi hanya terjadi pada daerah tinggi ( elevasi > 500 meter), sedangkan di daerah rendah, tinggi hujan relatif normal.
Copyrights © 2022