Tambak di Indonesia terutama di Kabupaten Banyuwangi biasanya menghasilkan produk perikanan yang memiliki nilai ekonomis tinggi berorientasi ekspor. Salah satu produk perikanan yang sedang berkembang saat ini adalah udang vanname (Litopenaeus vannamei). Pengembangan system budidaya udang vanname menggunakan system intensif selain memperhatikan pakan, keberadaan plankton juga merupakan salah satu factor penting dalam budidaya udang sebagai tropic level dalam perairan di mana fitoplankton menjadi produsen utama atau tropic level pertama di perairan. Sifat plankton dalam perairan bisa menguntungkan dan atau merugikan. Kondisi fisika, kimia, dan biologi suatu perairan juga akan memengaruhi distribusi plankton di perairan secara langsung akan berpengaruh pada kelimpahan plankton. Kualitas air pada budidaya udang vanname ini dikelola dengan memanfaatkan aplikasi probiotik dan penumbuhan plankton. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperkirakan kelimpahan dan stabilitas air tambak dari pengukuran biologis (variasi, keragaman, dan dominasi plankton) di tambak udang CV. Lautan Sumber Rejeki Banyuwangi. Metode analisis data yang digunakan yaitu kuantitatif secara deskriptif. Adapun parameter uji pada penelitian ini yaitu kelimpahan plankton, keanekaragaman plankton, keseragaman plankton, dan dominasi jenis plankton yang terdapat pada tambak udang vanname. Hasil identifikasi plankton pada tambak udang vanname di CV. Lautan Sumber Rejeki Banyuwangi ditemukan 4 jenis plankton diantaranya yaitu : (33,3 – 39)% dari golongan Chlorophyta (Green Algae), (5 – 12)% dari golongan Cyanophyta (Blue-Green Algae), (32 – 34)% dari golongan Bacillariophyta (Diatoms), (7,2 – 9)% dari golongan Phyrrophyta (Dinoflagellata), dan 7% dari golongan Protozoa. Status indeks keanekaragaman (H’) sedang, indeks keseragaman (E) tinggi dan indeks dominasi rendah.
Copyrights © 2025