Penelitian ini dilakukan untuk mengukur keberhasilan dan mengkaji efektivitas dan efisiensi dari kebijakan flexible roster yang menjadi isu penting dalam manajemen operasional. Ketentuan flexible roster ini sangat relevan untuk dibahas karena dapat mengupayakan penghematan biaya sekaligus memberikan kesejahteraan bagi pekerja. Penelitian ini dapat membahas aspek-aspek seperti penurunan biaya overhead, peningkatan produktivitas tenaga kerja, dan potensi penghematan biaya lembur sebagai hasil dari penerapan jadwal kerja yang fleksibel. Secara khusus, penelitian ini berusaha untuk menjawab pertanyaan penelitian mengenai alasan dasar mengapa kebijakan flexible roster ini perlu diterapkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif analisis untuk mengumpulkan dan menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ini kurang mendapat dukungan dari pihak tenaga kerja bongkar muat dan memiliki pengaruh yang kecil pada upaya penghematan biaya. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ketentuan flexible roster masih memerlukan tindakan gap analysis. Temuan ini memiliki implikasi penting untuk menjaga produktivitas pekerja, karena jika dilakukan secara terus menerus, implementasinya akan menjadi tidak efisien. Penelitian ini menyoroti perlunya penelitian lebih lanjut mengenai strategi manajemen operasional untuk meminimalkan biaya logistik.
Copyrights © 2024