Indonesia sebagai negara berkembang selalu berusaha untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki semaksimal mungkin, salah satunya yaitu dengan meningkatkan sektor investasi pasar modal syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh saham syariah, reksadana syariah dan sukuk terhadap pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia dengan nilai tukar dan BI-7 day repo rate sebagai variabel moderasi periode tahun 2017-2020. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan alat analisis uji moderate regression analysis (MRA) menggunakan software SPSS. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Pengambilan sampel menggunakan metode sampel jenuh. Sampel data yang diperoleh sebanyak 48 data pada periode pengamatan tahun 2017-2020. Dari penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa secara parsial saham syariah berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia, reksadana syariah berpengaruh positif tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia, sedangkan sukuk berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia. Secara simultan saham syariah, reksadana syariah dan sukuk berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia. Nilai tukar tidak dapat memoderasi pengaruh saham syariah dan reksadana syariah terhadap pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia namun dapat memoderasi pengaruh sukuk terhadap pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia. BI-7 day repo rate tidak dapat memoderasi pengaruh saham syariah, reksadana syariah, dan sukuk terhadap pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia.
Copyrights © 2021