Pemilu Presiden 2024 berpotensi mempengaruhi pasar saham, khususnya sektor infrastruktur di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini menggunakan metode studi peristiwa (event study) untuk menganalisis Abnormal Return (AR) sebelum dan sesudah pemilu, dengan event window 11 hari dan estimate window 90 hari. Hasil penelitian menunjukkan fluktuasi signifikan dalam Average Abnormal Return (AAR), dengan peningkatan pada t+2 (0,0166) dan penurunan tajam pada t+3 (-0,0267). Uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan perbedaan signifikan antara AAR sebelum dan sesudah pemilu (Z = -2,846; p-value = 0,004). Temuan ini mengindikasikan bahwa pasar bereaksi terhadap pemilu dengan pola yang tidak stabil. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan dalam cakupan sektor serta pengaruh faktor eksternal. Hasilnya memberikan wawasan bagi investor dan akademisi mengenai reaksi pasar terhadap peristiwa politik untuk pengambilan keputusan investasi.
Copyrights © 2024