Manfaat desentralisasi bagi instansi yaitu, untuk memangkas sejumlah “red tape” dan prosedur yang terlalu kaku yang biasanya merupakan ciri perencanaan dan manajerial di Negara berkembang. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai (ASN) yang ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Tegal yang berjumlah 48 OPD dengan jumlah pegawai sebanyak 2.604 orang pegawai. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data di penelitian ini adalah kuesioner, Wawancara. Hasil analisis yang dapat diambil dari penelitian ini adalah desentralisasi berpengaruh negatif terhadap kinerja pegawai, penyederhaan birokrasi berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, reformasi birokrasi berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, desentralisasi berpengaruh positif terhadap pelayanan publik, penyederhanaan birokrasi tidak berpengaruh terhadap pelayanan publik, reformasi birokrasi tidak berpengaruh terhadap pelayanan publik kinerja pegawai berpengaruh positif terhadap pelayanan publik, desentralisasi berpengaruh terhadap pelayanan publik dengan kinerja pegawai sebagai pemediasi, penyederhanaan birokrasi berpengaruh terhadap pelayanan publik dengan kinerja pegawai sebagai pemediasi, reformasi birokrasi berpengaruh terhadap pelayanan publik dengan kinerja pegawai sebagai pemediasi.
Copyrights © 2025