Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Green Accounting , Corporate Social Responsibility (CSR), Carbon Emission Disclosure (CED), dan Kinerja Lingkungan terhadap nilai perusahaan pada sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2023. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda melalui bantuan software SPSS terhadap 96 observasi dari 32 perusahaan yang memenuhi kriteria purposive sampling . Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan keempat variabel independen berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara parsial CSR berpengaruh positif signifikan, sedangkan Green Accounting dan Carbon Emission Disclosure berpengaruh negatif signifikan, sedangkan Kinerja Lingkungan tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa investor di pasar modal Indonesia mulai memproses aspek yang diinginkan secara optik, di mana melakukan praktik sosial dan lingkungan yang konkret lebih diapresiasi dibandingkan aspek pelaporan. Penelitian ini memberikan dampak bagi manajemen untuk meningkatkan kualitas keguguran serta menyelaraskan program tanggung jawab sosial dan pelestarian lingkungan dengan strategi bisnis utama untuk menciptakan nilai perusahaan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025