Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tata kelola perusahaan terhadap Financial Distress yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2020-2024. Jumlah sampel penelitian sebanyak 43 dengan total 215 data yang telah dipilih dengan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan software Eviews 9. Variabel independen meliputi, Corporate Governance Index (CGI), Board Size, Board Independence. Variabel kontrol meliputi, Firm Size, Return on Assets (ROA), leverage. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa Corporate Governance Index, Board Size, Board Independence, return on Assets berpengaruh positif signifikan terhadap Financial Distress. Firm Size tidak berpengaruh terhadap Financial Distress. Leverage memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap Financial Distress.
Copyrights © 2025