Pendidikan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) merupakan pendekatan pembelajaran yang dinilai relevan untuk mempersiapkan generasi masa depan dalam menghadapi tantangan global abad ke-21. Salah satu kendala utama dalam penerapan pendidikan STEM adalah kesulitan siswa dalam memahami konsep-konsep abstrak yang diajarkan melalui metode konvensional. Kehadiran teknologi simulasi 3D menawarkan solusi inovatif dengan menghadirkan visualisasi interaktif yang mampu meningkatkan motivasi belajar, memperdalam pemahaman konsep, serta mendorong keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah potensi integrasi simulasi 3D dalam pembelajaran STEM, menganalisis dampaknya terhadap kualitas proses belajar, serta mengidentifikasi hambatan implementasi yang mungkin terjadi di lingkungan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan simulasi 3D memiliki prospek signifikan untuk mendukung pendidikan STEM, namun tetap memerlukan dukungan berupa pelatihan guru, infrastruktur teknologi, dan desain kurikulum yang sesuai.
Copyrights © 2025