Augmented Reality (AR) merupakan salah satu inovasi teknologi digital yang semakin banyak diterapkan dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan dan pelatihan kedokteran. Teknologi ini mampu menggabungkan objek virtual dengan lingkungan nyata secara interaktif sehingga memberikan pengalaman belajar yang lebih realistis, imersif, dan praktis bagi mahasiswa kedokteran maupun tenaga medis. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran AR dalam meningkatkan efektivitas pendidikan kedokteran, khususnya dalam pembelajaran anatomi, simulasi prosedur klinis, dan pelatihan bedah. Penelitian dilakukan dengan metode studi literatur sistematis terhadap publikasi nasional maupun internasional pada periode 2010–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa AR berpotensi besar dalam meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan praktis, serta retensi pengetahuan peserta didik. Selain itu, AR dapat meminimalisasi risiko pada pelatihan klinis nyata dengan menyediakan lingkungan simulasi yang aman. Meskipun demikian, implementasi AR dalam pendidikan kedokteran masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan biaya, infrastruktur teknologi, dan kesiapan tenaga pengajar. Artikel ini menyimpulkan bahwa AR merupakan teknologi strategis yang dapat mendukung transformasi pendidikan kedokteran menuju era digital yang lebih efektif, efisien, dan adaptif.
Copyrights © 2025