Siswa difabel termasuk kelompok yang rentan menjadi korban saat terjadi bencana. Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah masih terbatasnya penggunaan media pembelajaran oleh guru di SLB BC Dharma Bangsa Klaten. Rendahnya pemanfaatan media tersebut menjadi salah satu alasan mengapa siswa difabel belum sepenuhnya memahami dampak yang ditimbulkan oleh bencana. Upaya untuk mengatasi masalah ini dapat dilakukan melalui sosialisasi dan pendampingan yang bertujuan meningkatkan pemahaman guru mengenai pentingnya mitigasi bencana bagi siswa difabel dan pentingnya integrasi media pembelajaran. Tim pengabdian juga melakukan kegiatan perencanaan yang melibatkan pihak sekolah. Melalui program pengabdian ini, peserta menyadari bahwa pembelajaran kebencanaan sangat penting dan harus diberikan kepada siswa dengan menggunakan media interaktif.
Copyrights © 2025