Rendahnya literasi dan pemahaman teknologi keuangan (financial technology/fintech) pada pemuda remaja berdampak pada terbatasnya akses keuangan formal serta meningkatnya risiko penggunaan layanan fintech ilegal. Kondisi ini juga dialami oleh Pemuda Remaja GMIM Ruth Matungkas yang telah memiliki gawai dan akses internet, namun belum memanfaatkannya secara optimal dalam bidang keuangan digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan digital dan kemampuan praktis pemuda remaja dalam menggunakan layanan fintech secara aman dan bertanggung jawab. Desain kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan survei awal, sosialisasi, pelatihan dan demonstrasi penggunaan aplikasi fintech, serta pendampingan lanjutan. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test, observasi partisipatif, serta diskusi reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta, dari 15% sebelum kegiatan menjadi 80% setelah kegiatan. Temuan ini membuktikan bahwa model pendampingan berbasis edukasi dan praktik langsung efektif dalam meningkatkan literasi keuangan digital pemuda remaja.
Copyrights © 2025