Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan orangtua atlet tentang pentingnya hidrasi cairan bagi atlet sepak bola sebelum dan sesudah diberikan konseling gizi. Kegiatan dilaksanakan di Sekolah Sepak Bola (SSB) Kancil Mas menggunakan desain one group preāpost test. Sampel penelitian ini terdiri dari 16 orangtua atlet U-12 siswa SSB Kancil Mas. Intervensi dilakukan melalui konseling gizi tatap muka dengan metode ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab menggunakan media leaflet. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner pengetahuan hidrasi dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan tingkat pengetahuan orangtua atlet setelah diberikan konseling gizi. Rerata skor pengetahuan meningkat dari 79,06 menjadi 91,56 (p=0,001). Hal ini menunjukkan bahwa konseling gizi efektif dalam meningkatkan pemahaman orangtua mengenai kebutuhan cairan atlet dan peran mereka dalam mendukung praktik hidrasi yang optimal. Peningkatan ini sejalan dengan temuan dalam literatur yang menyatakan bahwa konseling dan edukasi gizi efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman sasaran. Meskipun demikian, tantangan dalam menjaga keberlanjutan penerapan pengetahuan masih perlu diperhatikan, seperti keterbatasan waktu pendampingan dan belum adanya evaluasi perubahan perilaku atlet secara langsung. Hasil kegiatan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan program konseling gizi dan edukasi hidrasi yang berkelanjutan dengan menjadikan orangtua sebagai komunitas sasaran utama di SSB.
Copyrights © 2025