Kota Bukittinggi dikenal sebagai wilayah majemuk yang hidup dalam harmoni tanpa mencatat konflik destruktif antarumat beragama. Meskipun demikian, berbagai bentuk prasangka dan stereotip masih muncul akibat rendahnya literasi keagamaan di tengah masyarakat. Program pengabdian ini bertujuan memperkuat pemahaman lintas agama, meningkatkan toleransi, serta membangun harmoni sosial melalui kegiatan literasi keagamaan. Metode yang digunakan meliputi dialog lintas iman, diskusi partisipatif, dan workshop yang menekankan nilai-nilai universal, titik temu ajaran agama, serta pentingnya saling menghargai perbedaan. Evaluasi preāpost dilakukan untuk mengukur perubahan pengetahuan dan sikap peserta terhadap toleransi dan hidup damai. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kesadaran, pemahaman, dan sikap positif peserta terhadap keberagaman agama di Bukittinggi. Program ini berkontribusi dalam memperkuat damai positif dengan meminimalkan prasangka, mendorong interaksi sosial yang inklusif, serta menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih harmonis dan kondusif.
Copyrights © 2025