Siswa di kawasan 3T, termasuk Kepulauan Mentawai, menghadapi keterbatasan akses pendidikan dan bimbingan life skills yang berdampak pada rendahnya kesiapan dalam merencanakan jalur kehidupan setelah pendidikan formal. Penelitian ini mengembangkan program Mapping The Journey berbasis optimalisasi goal setting melalui pendekatan eksplorasi diri, refleksi, dan praktik langsung yang kontekstual dengan kondisi siswa di kawasan 3T. Program ini membantu siswa mengenali potensi diri, memahami peluang yang tersedia, serta menyusun rencana kehidupan yang lebih terarah dan realistis. Pendekatan berbasis life skills efektif dalam meningkatkan kesadaran perencanaan kehidupan, kemandirian, dan kesiapan siswa menghadapi tantangan masa depan di wilayah 3T.
Copyrights © 2025