Kacang hijau (Vigna radiata L.) adalah tanaman legum penting yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan, namun tingkat produktivitasnya masih tergolong rendah. Salah satu upaya yang dapat ditempuh untuk meningkatkan hasil adalah dengan memupuk menggunakan kombinasi pupuk organik cair (POC) urin kelinci dan pupuk fosfor (SP-36), yang berfungsi memperbaiki kesuburan tanah serta menunjang pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kombinasi POC urin kelinci dan pupuk SP-36 terhadap pertumbuhan dan hasil kacang hijau varietas Kutilang. Penelitian dilaksanakan pada Januari–Mei 2025 di Kebun Benih TPH Tohudan, Karanganyar, menggunakan rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) dua faktor, yaitu konsentrasi POC (0, 30, dan 60 ml/L) dan dosis SP-36 (0, 200, dan 300 kg/ha) dengan sembilan kombinasi perlakuan yang diulang tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa POC urin kelinci lebih berpengaruh pada pertumbuhan vegetatif, sedangkan SP-36 memengaruhi fase pembungaan, jumlah bunga, jumlah polong, bobot biji kering per tanaman, serta bobot 100 biji. Perlakuan terbaik diperoleh pada kombinasi tanpa POC urin kelinci (0 ml/L) dengan dosis pupuk SP-36 sebesar 200 kg/ha, yang memberikan hasil generatif tertinggi pada tanaman kacang hijau.
Copyrights © 2025