Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pemanfaatan teknologi serta karakter kepemimpinan adaptif terhadap kinerja pegawai di lingkungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Subang. Studi ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksplanatif dan melibatkan seluruh pegawai, yaitu 33 orang, melalui teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert, sedangkan proses analisis dilakukan dengan regresi linear berganda setelah melalui uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik.Temuan penelitian menunjukkan bahwa kedua variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai baik dalam pengujian terpisah maupun gabungan. Secara parsial, penggunaan teknologi berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,040 dan t-hitung 2,151. Kepemimpinan adaptif juga memiliki pengaruh signifikan ditunjukkan oleh nilai signifikansi 0,001 dan t-hitung 3,679. Pada uji simultan, penggunaan teknologi dan kepemimpinan adaptif secara bersama-sama memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja, ditandai oleh nilai F-hitung 11,312 dan signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,392 mengindikasikan bahwa 39,2% perubahan kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar penelitian. Secara umum, hasil ini memperlihatkan bahwa peningkatan kinerja pegawai sangat dipengaruhi oleh kemampuan organisasi mengoptimalkan teknologi dan menerapkan kepemimpinan yang responsif terhadap perubahan. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris yang penting bagi penguatan kapasitas organisasi, khususnya dalam menghadapi tuntutan transformasi digital yang semakin berkembang.
Copyrights © 2025