Pelestarian cagar budaya merupakan aspek penting dalam menjaga warisan sejarah dan identitas suatu bangsa. Candi Tebing Tegallinggah, sebagai salah satu peninggalan budaya di Bali, memiliki nilai historis, arkeologis, dan spiritual yang tinggi. Namun, tantangan dalam pelestarian seperti degradasi lingkungan, perubahan iklim, dan tekanan pariwisata membutuhkan pendekatan berkelanjutan agar cagar budaya ini tetap lestari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pelestarian berbasis keberlanjutan dengan pendekatan ekologis, sosial, dan ekonomi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur, observasi lapangan, serta wawancara dengan pemangku kepentingan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat lokal, kebijakan konservasi yang ketat, serta pengelolaan wisata berbasis ekowisata dapat menjadi solusi efektif dalam menjaga keberlanjutan Candi Tebing Tegallinggah.
Copyrights © 2025