Mie lidi merupakan salah satu makanan ringan favorit di kalangan masyarakat Indonesia. Umumnya, mie dibuat dari tepung terigu dengan kadar protein tinggi. Di sisi lain, penggunaan tepung terigu tetap diperlukan karena kandungan glutennya memiliki peran penting dalam proses pembuatan mie. Tepung talas berperan sebagai pengganti tepung terigu, mengingat mie membutuhkan kandungan gluten. Diketahui bahwa tepung talas mempunyai kandungan amilopektin yang cukup tinggi, sehingga cocok untuk diet para penderita diabetes. Oleh karena itu, penulis ingin membuat alternatif camilan sehat yaitu MELAS BRO (Mie Lidi Talas dan Brokoli) yang kaya akan serat, vitamin, dan mineral. Pembuatan produk ini dilakukan dengan uji hedonik (kesukaan) untuk mengukur tingkat kesukaan konsumen terhadap produk. Pembuatan produk ini terdapat tiga varian rasa yaitu varian gurih atau original, pedas dan manis (menggunakan cocolan coklat rasa stroberi). Hasil uji hedonik dari 50 orang responden rata-rata presentase kesukaan panelis terhadap semua aspek organoleptik yaitu, aroma (81%), rasa (88%), tekstur (67,3%), dan warna (64,3%). Berdasarkan hasil uji kesukaan tersebut, diketahui bahwa lebih dari 60% panelis menyukai semua aspek organoleptik dari tiga varian produk, sehingga dapat disimpulkan bahwa produk “MELAS BRO” dapat diterima di kalangan konsumen.
Copyrights © 2025