Retensi guru adalah masalah kritis di sektor pendidikan, terkait erat dengan dinamika organisasi dan nilai-nilai individu. Tinjauan ini mengeksplorasi peran budaya organisasi sekolah dan religiusitas guru dalam meningkatkan loyalitas guru dan mengurangi niat pergantian. Temuan empiris menunjukkan bahwa budaya organisasi yang kuat dan positif secara signifikan menurunkan niat untuk pergi, meningkatkan kepuasan kerja, dan memperkuat komitmen kerja. Demikian pula, tingkat religiusitas yang tinggi di antara guru berkontribusi pada kepuasan kerja yang lebih besar, motivasi intrinsik, dan perilaku yang bertanggung jawab dengan membingkai profesi guru sebagai tugas moral dan spiritual. Kepuasan kerja diidentifikasi sebagai faktor mediasi utama yang menghubungkan budaya organisasi dan religiusitas dengan retensi guru. Tinjauan ini menyoroti pentingnya strategis menumbuhkan budaya sekolah berbasis nilai dan mengintegrasikan dimensi spiritual untuk mempertahankan keterlibatan guru dan komitmen jangka panjang terhadap profesi.
Copyrights © 2025