Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena false laziness pada mahasiswa yang bekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa false laziness bukan merupakan bentuk kemalasan, melainkan strategi adaptif dalam menghadapi tekanan dari tanggung jawab akademik dan pekerjaan. Temuan utama mencakup pengelolaan waktu yang fleksibel namun tidak selalu efektif, adanya konflik prioritas yang berdampak pada produktivitas dan kesejahteraan emosional, serta peran penting dukungan sosial dalam membantu mengurangi tekanan dan meningkatkan efektivitas manajemen waktu. Penelitian ini menegaskan bahwa pemahaman terhadap dinamika false laziness penting untuk pengembangan strategi dukungan yang lebih tepat bagi mahasiswa yang bekerja.
Copyrights © 2025