Memiliki kemampuan untuk berinovasi menjadi tujuan penting untuk bisnis usaha kecil dan menengah (UKM) untuk mampu berkompetisi dengan pasar yang berubah dengan cepat serta menaikkan derajat usaha menjadi lebih tinggi lagi. Perilaku kerja yang inovatif kemudian menjadi penting untuk ditumbuhkan demi mencapai tujuan tersebut, dan kepemimpinan transformasional menjadi salah satu faktornya. Karena inkonsistensi hubungan kedua variabel dari studi sebelumnya, maka budaya organisasi dipilih sebagai mediator berdasarkan kerangka teori dari social exchange theory (SET). Pengukuran akan dilakukan menggunakan PROCESS Hayes model 4 (parallel multiple mediation) dengan metode sampling yang digunakan adalah convenience sampling dengan pekerja UKM dan memiliki pemimpin di tempat kerja. Hasil penelitian adalah kepemimpinan transformasional dimediasi oleh budaya adhokrasi, budaya klan, dan budaya pasar untuk menghasilkan perilaku kerja inovatif (B = 1.5148, SE = 0.2282, p < 0.001, standardize effect = 0.4405, dan CI 95% [1.0645, 1.9651]. Penelitian ini berkontribusi pada teori social exchange theory beserta pebisnis UKM Indonesia.
Copyrights © 2025