Raja Ampat merupakan wilayah dengan keanekaragaman hayati geopark di wilayah papua barat. Masuknya izin usaha pertambangan nikel menimbulkan permasalahan antara perlindungan lingkungan dan kebutuhan ekonomi masyarakat lokal, khususnya dalam mengatasi pengangguran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak ekologis dan sosial dari aktivitas tambang nikel di Raja Ampat terutama dipulau gag. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun tambang berpotensi membuka lapangan kerja, namun risiko kerusakan lingkungan yang ditimbulkan dapat menganggu ekosistem, merusak hutan, ekowisata dan perikanan. Oleh karena itu, pertambangan di Raja Ampat harus berorientasi pada keberlanjutan terhadap pengolahan limbah serta evaluasi ekologis melibatkan partisipasi masyarakat lokal.
Copyrights © 2025