Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi kemandirian operasional yang dilakukan oleh Kampung Siaga Bencana (KSB) Kuin Cerucuk, Kota Banjarmasin. KSB merupakan transformasi dari relawan pemadam kebakaran sukarela menjadi organisasi siaga bencana berbasis komunitas yang memiliki struktur, program, dan sistem pembiayaan mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa KSB mampu menjalankan fungsi kebencanaan sekaligus mengelola kegiatan ekonomi produktif seperti budidaya lele dan pengolahan sampah organik menjadi pakan maggot. Pendekatan ini mendukung pembiayaan kegiatan operasional tanpa bergantung pada donasi eksternal. Selain itu, KSB aktif melakukan edukasi kebencanaan kepada masyarakat melalui pelatihan dan simulasi darurat secara rutin. Kegiatan KSB menunjukkan integrasi antara ketangguhan komunitas, keberdayaan ekonomi, dan kesadaran lingkungan yang sejalan dengan pilar Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) serta mendukung pencapaian SDG’s pada aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Temuan ini menunjukkan bahwa model KSB layak direplikasi di wilayah lain sebagai bentuk organisasi relawan yang mandiri dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025