Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara komunikasi interpersonal dan kepuasan pernikahan pada wanita yang menikah melalui proses ta’aruf di Kota Yogyakarta. Menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional, data dikumpulkan dari 75 partisipan yang memenuhi kriteria inklusi melalui instrumen skala komunikasi interpersonal dan skala kepuasan pernikahan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara komunikasi interpersonal dengan kepuasan pernikahan (r = 0,533; p < 0,001). Koefisien determinasi sebesar 28,4% menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap kepuasan pernikahan. Temuan ini menunjukkan bahwa keterampilan komunikasi yang efektif seperti keterbukaan, empati, sikap mendukung, serta kesetaraan berperan penting dalam membentuk kualitas hubungan pernikahan, terutama dalam konteks ta’aruf yang memiliki waktu pengenalan pranikah yang terbatas. Penguatan kemampuan komunikasi interpersonal sangat dianjurkan dalam program pembinaan pranikah maupun pascanikah sebagai upaya preventif terhadap konflik dan ketidakpuasan dalam pernikahan. xHasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi praktis bagi konselor pernikahan dan akademisi dalam mengembangkan strategi intervensi berbasis komunikasi yang relevan dengan nilai-nilai Islam.
Copyrights © 2025