Reklamasi lahan pasca-penambangan batubara merupakan upaya strategis untuk mengembalikan fungsi ekosistem yang terdampak kegiatan tambang. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat keberhasilan reklamasi pada Pit Barat PT Wahyu Murti Garuda Kencana, Kalimantan Tengah, dengan mengacu pada Keputusan Menteri ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018. Kegiatan penelitian dilaksanakan pada Februari–April 2025 menggunakan pendekatan survei lapangan serta analisis data primer dan sekunder. Parameter yang dinilai mencakup penataan lahan, pengendalian erosi dan sedimentasi, revegetasi, serta pemeliharaan tanaman. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat keberhasilan reklamasi sebesar 80,83% dengan kategori Baik. Kontribusi terbesar berasal dari penataan lahan (56,42%), diikuti revegetasi (14,1%) dan penyelesaian akhir (10,31%). Meskipun demikian, belum adanya pembangunan struktur pengendali erosi berpotensi menurunkan efektivitas jangka panjang. Secara keseluruhan, reklamasi di Pit Barat dapat dinyatakan memenuhi ketentuan peraturan yang berlaku
Copyrights © 2025