Pendidikan kepemimpinan di Sekolah Komando dan Staf Angkatan Laut (Seskoal) memainkan peran penting dalam membentuk perwira TNI Angkatan Laut yang unggul secara teknis, taktis, dan strategis, memiliki pemahaman yang mendalam tentang tantangan pertahanan maritim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi nilai-nilai kepemimpinan Laksamana Malahayati dalam sistem pendidikan Seskoal dan mengusulkan strategi optimalisasi pembelajaran untuk memperkuat ketahanan maritim nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur dengan pendekatan deskriptif-kualitatif, mengevaluasi struktur kurikulum, metode pembelajaran, dan integrasi strategi pertahanan laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberanian, kecerdasan strategis, dan kemampuan diplomasi maritim Laksamana Malahayati relevan dalam membentuk perwira yang adaptif dan visioner. Integrasi nilai-nilai tersebut dapat dicapai melalui penguatan mata kuliah kepemimpinan strategis berbasis sejarah maritim, studi kasus kepemimpinan dalam operasi militer marinir, dan penerapan model pembelajaran berbasis simulasi perang laut (war gaming). Penelitian ini merekomendasikan reformasi kurikulum yang adaptif dengan dinamika pertahanan laut global, peningkatan teknologi dan metode pengajaran berbasis simulasi, serta kolaborasi dengan akademisi dan praktisi pertahanan. Optimalisasi pendidikan berdasarkan kepemimpinan strategis Laksamana Malahayati diharapkan dapat menghasilkan perwira TNI Angkatan Laut yang kompeten, profesional, siap menghadapi tantangan ketahanan maritim di era globalisasi.
Copyrights © 2025