Ketidakpercayaan diri banyak dialami oleh remaja di Indonesia. Berdasarkan penelitian sebelumnya, di Indonesia remaja yang mengalami kurang percaya diri sebanyak 35%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dengan rasa kurang percaya diri pada remaja di SMP Pangudi Luhur Salatiga Penelitian ini merupakan penelitian dengan jenis kuantitatif pendekatan cross sectional yang dilaksanakan pada bulan Maret - Juni 2024 dengan populasi siswa-siswi SMP Pangudi Luhur Salatiga, dengan melibatkan 108 remaja usia remaja 13-15 tahun. Teknik pengambilan data dengan mengumpulkan melalui Pengukuran rasa percaya diri dilakukan menggunakan kuesioner Rosenberg Self- Esteerm Scale (RSES), sementara status g?z? dinilai melalui pengukuran antropometri (TB dan BB) dengan metode z-Score. Asupan makan diukur menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ), serta recall 2 x 24 jam. Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 57 responden (52,8%) memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi, dan 51 responden (47,2%) memiliki tingkat kepercayaan diri yang rendah. Sebanyak 75 responden (69,4%) memiliki status gizi yang baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan status gizi dengan rasa percaya diri pada remaja SMP.
Copyrights © 2025