Pemberdayaan keterampilan abad ke-21 bertujuan agar mahasiswa tumbuh menjadi pribadi yang dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman yang semakin maju dan dapat memecahkan segala permasalahan yang ditemui. Keterampilan abad ke-21 yang dibutuhkan mahasiswa dalam memecahkan suatu permasalahan dalam pembelajaran biologi salah satunya adalah keterampilan berpikir kreatif. Upaya memberdayakan keterampilan berpikir kreatif dapat dilakukan melalui pengembangan modul berdasarkan hasil penelitian analisis uji fitokimia daun. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan modul berbasis proyek berdasarkan analisis uji fitokimia daun yang memenuhi syarat valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif mahasiswa. Modul dikembangkan berdasarkan model pengembangan ASIE. Hasil validasi oleh ahli materi dan praktisi lapangan menunjukkan rerata persentase 83% kriteria valid sedangkan oleh ahli media adalah 87% kriteria valid. Hasil kepraktisan modul dinyatakan praktis dengan presentase 83%. Hasil keefektifan modul berdasarkan hasil n-Gain diperoleh 0,44 dengan kriteria cukup efektif dan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif mahasiswa. Profil keterampilan berpikir kreatif mahasiswa menunjukkan bahwa nilai akhir rata-rata per indikator antara lain: fluency 80, flexibility 80, originality 82 dan elaboration 85. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa modul yang dikembangkan memenuhi persyaratan valid, praktis dan efektif yang dapat dibuktikan dengan peningkatan nilai akhir keterampilan berpikir kreatif. Manfaat adanya penelitian ini dapat memberdayakan keterampilan berpikir kreatif mahasiswa, pemahaman tentang fitokimia daun, keterampilan penelitian, pembelajaran aktif dan kolaboratif.
Copyrights © 2024