Penelitian ini berupaya untuk mengkaji bagaimana orang tua menerapkan pola pengasuhan terhadap anak usia 4–5 tahun di TK Labschool IKIP PGRI Jember, khususnya dalam kaitannya dengan permasalahan kesulitan berbahasa pada anak. Pendekatan utama yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode studi fenomenologi, di mana teknik pengumpulan data dilakukan melalui percakapan mendalam serta pengamatan langsung terhadap interaksi di lapangan. Proses analisis data mengikuti model Miles dan Huberman, yang meliputi tahap pengumpulan, penyederhanaan, penampilan data, serta pengambilan kesimpulan akhir. Hasil studi menunjukkan adanya dua bentuk utama pola pengasuhan, yakni otoritatif dan permisif, yang masing-masing memiliki keunggulan serta kelemahan dalam mendorong kemampuan komunikasi verbal pada anak.Pola asuh otoriter terlihat seperti membatasi ekspresi verbal anak, sementara pola asuh permisif memberikan kebebasan berekspresi namun kurang pengawasan. Pendekatan pengasuhan yang seimbang antara kebebasan dan bimbingan dinilai paling tepat untuk mendukung perkembangan bahasa secara optimal.
Copyrights © 2025