Journal Hukum Tata Negara dan Konstitusi
Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi Januari-Maret

Dialektika Eksistensi Hakim Ad Hoc: Menggugat Hegemoni Positivisme Karier dan Permanensi PHI

Abdi Munawar Daeng Mangagang (Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya)



Article Info

Publish Date
21 Jan 2026

Abstract

Keberadaan hakim ad hoc dalam sistem peradilan Indonesia kerap dipahami sebagai solusi sementara untuk mengatasi krisis integritas peradilan. Namun demikian, terdapat perbedaan mendasar antara hakim ad hoc pada tindak pidana khusus dan Hakim Ad Hoc Pengadilan Hubungan Industrial (PHI). Hakim Ad Hoc PHI tidak lahir sebagai mekanisme transisional, melainkan sebagai kebutuhan permanen yang berakar pada karakteristik hukum ketenagakerjaan sebagai lex specialis yang memiliki dimensi sosiologis dan ekonomis yang kuat. Penelitian ini menggunakan pendekatan konseptual dan komparatif dengan menelaah konstruksi normatif, rasionalitas pembentukan, serta praktik peradilan hubungan industrial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan hakim karier dalam menjangkau keadilan substansial pada perkara hubungan industrial menempatkan Hakim Ad Hoc PHI sebagai elemen esensial dalam proses peradilan. Dengan kompetensi praktis dan perspektif sosiologis yang dimilikinya, Hakim Ad Hoc PHI berperan penting dalam mewujudkan keadilan bermartabat dan prinsip ex aequo et bono, sekaligus memperkuat fungsi Mahkamah Agung dalam menjaga keseimbangan antara kepastian hukum dan keadilan substantif.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jhtk

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Focus and Scope Jurnal Hukum Tata Negara dan Konstitusi adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian, kajian konseptual, serta pemikiran kritis dalam bidang hukum tata negara dan hukum konstitusi. Jurnal ini hadir sebagai forum akademik untuk memperkaya wacana keilmuan, mendorong ...