Banyak Remaja gap year khususnya perempuan di Desa Bayumundu, Kecamatan Kaduhejo, Pandeglang yang membutuhkan kegiatan produktif untuk mengisi kekosongan di masa jeda tahun. Dalam situasi seperti ini, pelatihan membuat buket bunga adalah solusi alternatif yang kreatif dan berpotensi menguntungkan. Pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan praktis kepada remaja, tetapi juga membuka kemungkinan bagi mereka untuk mengeksplorasi dan mengembangkan usaha kreatif. Pelaksanaan pelatihan dilakukan dengan tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Peserta pelatihan cukup antusias untuk mengikuti kegiatan pengabdian dari awal sampai dengan selesai. Many teenagers taking a gap year, especially girls in Bayumundu Village, Kaduhejo District, Pandeglang, need productive activities to fill their time during this period. In this situation, flower bouquet making training offers a creative and potentially profitable alternative. This training not only provides practical skills to teenagers but also opens opportunities for them to explore and develop creative businesses. The training was conducted in three stages: preparation, implementation, and evaluation. The participants were very enthusiastic about taking part in the community service activities from start to finish.
Copyrights © 2024