Penelitian ini membahas pengembangan model matematika penyebaran penyakit menular menggunakan pendekatan Susceptible–Infected–Recovered (SIR). Model SIR dipilih karena mampu merepresentasikan dinamika populasi berdasarkan tiga kompartemen utama: individu rentan (susceptible), terinfeksi (infected), dan pulih (recovered). Dengan memanfaatkan sistem persamaan diferensial, penelitian ini menelaah perubahan jumlah individu dalam setiap kompartemen seiring waktu, serta faktor-faktor yang mempengaruhi laju penularan dan pemulihan. Hasil analisis menunjukkan bahwa parameter tingkat kontak dan tingkat kesembuhan sangat menentukan pola epidemi dalam suatu populasi. Simulasi yang dilakukan memperlihatkan bahwa intervensi berupa pengurangan kontak efektif dapat menekan puncak jumlah kasus terinfeksi. Model ini dapat dijadikan acuan dalam merancang strategi pencegahan dan pengendalian penyakit menular, terutama dalam mendukung kebijakan kesehatan masyarakat.
Copyrights © 2025