Active packaging menggunakan antimikroba alami seperti nisin dan bakteriofag mampu menjaga kualitas dan keamanan pangan. Nisin dan bakteriofag memiliki mekanisme yang berbeda dalam menghambat bakteri gram positif dan bakteri gram negatif. Nisin mampu menghasilkan pori-pori pada membran sel bakteri, sedangkan bakteriofag menggunakan endolisin untuk mendegradasi dinding sel bakteri. Pengaplikasian nisin sebagai active packaging membutuhkan penerapan nanoteknologi seperti enkapsulasi dan casting untuk menjaga keefektivitasannya. Sementara, bakteriofag perlu dikombinasikan dengan biopolimer untuk menjaga stabilitas dan efikasi antimikrobanya. Kedua antimikroba alami tersebut masih berpeluang untuk dikembangkan sehingga mampu memberikan solusi alami dalam industri pangan untuk mencegah kerusakan mikrobiologis.
Copyrights © 2025