Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara komprehensif sistem manajemen pergudangan yang diterapkan pada CV. Latanza Dua Kelapa, sebuah unit usaha agroindustri skala kecil yang memproduksi gula semut merah rendah kalori di Banyuwangi, Indonesia. Studi ini mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode purposive sampling untuk pemilihan narasumber. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam terstruktur berdasarkan panduan yang telah ditetapkan. Metode penelitian ini terdiri atas observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan diagram fishbone (Ishikawa) untuk mengidentifikasi dan mengkategorikan faktor-faktor kausal yang berkontribusi terhadap inefisiensi dalam sistem manajemen pergudangan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa inefisiensi sistem pergudangan dipengaruhi secara signifikan oleh lima kategori faktor utama: sumber daya manusia, infrastruktur peralatan, metodologi operasional, karakteristik material produk, dan kondisi lingkungan kerja. Dampak dari hasil penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman mendalam mengenai tantangan manajemen pergudangan dalam konteks agroindustri skala kecil dan menawarkan dasar empiris untuk pengembangan strategi optimasi sistem pergudangan yang lebih efektif dan efisien.
Copyrights © 2025