Potensi penggunaan pembayaran digital sangat besar untuk bisa digunakan pada era sekarang yang serba digital. Studi saat ini mengembangkan konseptual untuk menganalisa niat untuk menggunakan layanan pembayaran seluler pada pasar berkembang. Data dikumpulkan melalui survey di Indonesia, salah satu pasar berkembang terbesar di ASEAN. Metode penelitian menggunakan teknik deskriptif verifikatif dengan pendekatan analisis jalur. Data diuji menggunakan model persamaan regresi linear berganda pada aplikasi Smartpls. Hasilnya persepsi kepuasan dan kemudahan penggunaan mempunyai pengaruh terhadap niat untuk menggunakan pembayaran digital. Sedangkan persepsi resiko berpengaruh negatif namun tidak signifikan. Sedangkan persepsi kepercayaan memperkuat pengaruh persepsi penggunaan dan memperlemah persepsi kepuasan dan resiko atas pengaruhnya terhadap penggunaan pembayaran digital. Hasil dari penelitian ini memberikan alternatif bagi perusahaan untuk menerapkan strategi untuk layanan pembayaran digital berbasis teknologi.
Copyrights © 2024