Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi adopsi mobile payment (m-payment) berbasis Quick Response (QR) Code pada karyawan yayasan pondok pesantren Al-Hikmah 1 Brebes yang menggunakan Qr Code sebagai alat transaksi. Menggunakan Mobile Technology Acceptance Model (MTAM) yang diperluas. Fokus penelitian ini adalah mengevaluasi pengaruh Optimism, Personal Innovativeness, dan Mobile Usefulness sebagai variabel mediasi terhadap Behavioral Intention dalam mengadopsi m-payment. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner secara online menggunakan Google Form. Populasi penelitian ini yaitu karyawan di Yayasan pondok pesantren Al-hikmah 1 yang berjumlah 350 Karyawan dengan Sampel yang diguanakan berjumlah 60, alat analisis SMART PLS 3 untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Optimism (X1) dan Personal Innovativeness (X2) tidak berpengaruh signifikan langsung terhadap Behavioral Intention (Y), tetapi Mobile Usefulness (M) memiliki pengaruh signifikan terhadap Y. Selain itu, X1 dan X2 berpengaruh signifikan terhadap M dan Y melalui M sebagai mediasi. Hasil ini menunjukkan pentingnya peran Mobile Usefulness dalam meningkatkan niat adopsi m-payment. Implikasi penelitian ini meliputi penguatan edukasi pengguna, pengembangan teknologi yang user-friendly, dan peningkatan infrastruktur untuk mendorong adopsi m-payment di Indonesia.
Copyrights © 2025