Transformasi digital menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah dalam meningkatkan efisiensi pelayanan publik, transparansi administrasi, dan optimalisasi penerimaan keuangan. Kota Bandung, melalui Dinas Perpajakan, telah memanfaatkan teknologi digital untuk mereformasi sistem administrasi perpajakan. Artikel ini membahas bagaimana digitalisasi berdampak pada tata kelola (governance), kebijakan publik berbasis data, dan pengelolaan keuangan daerah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kasus, penelitian ini mengkaji implementasi digitalisasi administrasi perpajakan, seperti sistem e-PBB, e-SPTPD, dan integrasi pembayaran digital. Hasil analisis menunjukkan bahwa digitalisasi mampu meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas. Namun, beberapa tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur dan kesiapan sumber daya manusia, masih menjadi penghambat implementasi yang optimal. Kesimpulannya, transformasi digital di sektor perpajakan Kota Bandung memberikan contoh konkret bagaimana teknologi dapat memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi penerimaan pajak daerah.
Copyrights © 2025