Pendahuluan: Perkembangan psikososial pada anak usia prasekolah merupakan aspek kritis yang mempengaruhi kesejahteraan dan potensi anak di masa depan. Pada fase emas ini yaitu usia prasekolah, anak-anak mengalami perkembangan yang cepat dalam berbagai aspek, termasuk kepribadian, emosi, dan hubungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengetahuan ibu tentang perkembangan psikososial anak usia pra sekolah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 97 responden yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu tentang perkembangan psikososial anak usia prasekolah berada pada rentang cukup sebanyak 49 orang (50,5%), pengetahuan baik sebanyak 35 orang (36%), dan pengetahuan kurang sebanyak 3 orang (3.4%). Kesimpulan: Sebagian besar pengetahuan ibu tentang perkembangan psikososial anak usia pra sekolah dikategorikan sebagai cukup, meskipun terdapat ibu yang memiliki pengetahuan kurang. Sehingga, disarankan agar para ibu aktif meningkatkan pengetahuan mereka melalui edukasi kesehatan dari berbagai sumber informasi, serta berpartisipasi dalam kegiatan pendidikan kesehatan di masyarakat. Langkah ini tidak hanya dapat memperkuat ikatan emosional antara ibu dan anak, tetapi juga mendukung perkembangan psikososial anak secara lebih baik. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan bagi puskesmas dalam menyediakan informasi yang relevan mengenai perkembangan psikososial anak usia prasekolah.
Copyrights © 2025