Rencana sistem indigenous knowledge telah memicu perdebatan di seluruh dunia selama beberapa tahun. Disetiap wilayah pasti mempunyai nilai yang berbentuk pengetahuan lokal mereka sendiri, meskipun pengembang kurikulum, memandang sistem indigenous knowledge sebagai hal yang tidak ilmiah dan tidak logis. Kurikulum saat ini ditujukan untuk mempromosikan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan sebagai pendekatan alternatif ke sekolah. Tujuan mengatasi beberapa kekurangan pengetahuan yang saat ini dirumuskan dari perspektif barat, penelitian ini berfokus pada integrasi sisitem indigenous knowledge yang ada di dalam negeri ke dalam kurikulum di sekolah SMA. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengeksplorasi peran sistem indigenous knowledge memberikan analisis kritis kurikulum untuk menilai sejauh mana sistem indigenous knowledge diintegrasikan ke dalam pengajaran/pembelajaran di sistem sekolah formal dan mengusulkan paradigma kerja memperkenalkan sistem indigenous knowledge dalam proses pembelajaran di sekolah. Dalam penelitian ini mengadopsi teori holisme. Metode penelitian ini adalah sistematik literatur review. Pemecahan masalah yang saat ini melanda harus berangkat dari pemahaman mereka tentang nilai-nilai lokal seperti peran sistem dalam pendidikan menuju mempromosikan pembangunan berkelanjutan di negara ini. Hal ini dapat dicapai dengan mengintegrasikan indigenous knowledge ke dalam kurikulum pendidikan formal.
Copyrights © 2025