Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kadar protein-energi yangberbeda dalam ransum terhadap penampilan produksi puyuh (Coturnix coturnix japonica) periodepertumbuhan (grower). Puyuh yang digunakan sebanyak 96 ekor yang tidak dibedakan jeniskelaminya berumur 16 hari dengan berat rata-rata 66 gram. Penelitian ini menggunakan RancanganAcak Lengkap (RAL) 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri atas : R1 (18 % protein kasar-2700energi metabolis), R2 (20 % protein kasar-2700 energi metabolis), R3 (22 % protein kasar-2700energi metabolis), R4 (18 % protein kasar-2900 energi metabolis), R5 (20 % protein kasar-2900energi metabolis), dan R6 (22 % protein kasar-2900 energi metabolis). Variabel yang diamati yaitukomsumsi ransum, pertambahan bobot badan, dan konversi ransum. Hasil penelitian menunjukkanbahwa pemberian kadar protein-energi hingga taraf (22 %-2900 Kkal/kg) dalam ransum berpengaruhtidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum dan konversi ransum burung puyuh, tetapiberpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertambahan bobot badan yaitu perlakuan R1. Rekomendasipenggunaan protein kasar 18 % dan energi metabilis 2700 Kkal telah memenuhi kebutuhan nutrisiburung puyuh fese grower yang ditunjukkan dengan pertambahan bobot badan yang lebih tinggidibandingkan dengan perlakuan lainnya.
Copyrights © 2021