penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis hubungan antara bobotbadan dan ukuran-ukuran dimensi tubuh kambing Kacang di Kabupaten Konawe. Penelitian inidilakukan pada bulan Mei-Juni 2016. Materi penelitian sebanyak 287 ekor yang terdiri atas91ekor jantan dan 196 ekor betina, kemudian dikelompokkan berdasarkan umur ternak yaituumur 4-6 bulan, 7-12 bulan,13-24 bulan, 25-36 bulan, dan 37-48 bulan. Pengukuran variabelsampel penelitian meliputi bobot badan, panjang badan, lebar dada, lingkar dada, dan tinggipundak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot badan kambing Kacang jantan dan betinaumur 4-6 bulan berkorelasi sangat kuat dengan panjang badan (r = 0,786; dan r = 0,843),sedangkan kambing jantan dan betina umur 7-12 bulan berkorelasi sangat kuat dengan lingkardada dan tinggi pundak (r = 0,786; dan r = 0,724), kambing jantan dan betina umur 13-24bulan berkorelasi sangat kuat dengan lingkar dada dan lebar dada (r = 0,863; dan r = 0,490),kambing jantan dan betina umur 25-36 bulan berkorelasi sangat kuat dengan lebar dada dengannilai korelasi (r = 0,730; r = 0,739), kambing jantan dan betina umur 37-48 bulan berkorelasisangat kuat dengan panjang badan dan lebar dada (r = 0,978; danr = 0,584). Kesimpulan daripenelitian ini adalah panjang badan memiliki korelasi paling kuat dengan bobot badan.
Copyrights © 2021