Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung kulit ari kedelai (TKAK) dalam ransum terhadap performa produksi itik peking. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Februari sampai dengan Bulan Maret-Mei Tahun 2018, bertempat di lab. Unit Ternak Unggas, Fakultas Peternakan, Universitas Halu Oleo, Kendari. Materi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 64 ekor itik peking umur 3-6 minggu dengan jenis kelamin campuran (jantan dan betina) dan bahan pakan yang digunakan yaitu ransum komplit RK 24, dedak padi, jagung giling dan tepung kulit ari kedalai, Variabel yang diamati dalam penelitian yaitu konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 4 (empat) perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan dalam penelitain ini adalah level penggunaan tepung kulit ari kedelai, yaitu: 0, 4, 8 dan 12% dalam pakan. Data yang diperoleh dianalisis ragam dan di uji lanjut menggunakan uji BNT. Variabel yang di amati menunjukan bahwa penggunaan TKAK dalam ransum itik peking berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumi ransum, PBB (Pertambahan Bobot Badan), dan konversi ransum. Kesimpulan penelitian ini adalah Penggunaan tepung kulit ari kedelai (TKAK) dalam ransum dapat digunakan hingga level 4% dalam ransum tanpa menurunkan kinerja produksi itik peking.
Copyrights © 2020