Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh pemberian ektrak kulit jengkol pada level yang berbeda dalam air minum terhadap penampilan produksi telur burung puyuh. Penelitian ini menggunakan 80 ekor burung puyuh yang dibagi menjadi 4 perlakuan serta 4 ulangan, dan setiap ulangan terdiri dari 5 ekor burung puyuh yang dirancang menggunakan rancangan acak lengkap. Penelitian ini menggunakan ekstrak kulit jengkol dan burung puyuh yang di pelihara selama 30 hari. Parameter yang di ukur adalah konsumsi pakan, bobot telur, produksi telur, dan konversi pakan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan sidik ragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kulit jengkol tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan, bobot telur, produksi telur, dan konversi pakan.
Copyrights © 2020