Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kecernaan nutrien secara in vitro silase kombinasisorgum (Sorghum bicolor) dan kalopo (Calopogonium mucunoides) dengan level asam laktat yangberbeda. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) untuk menguji 5 perlakuan dan 4ulangan. Perlakuan yang diterapkan yaitu P1 (Silase berbahan 40% Sorghum bicolor dan 60%Calopogonium mucunoides), P2 (Silase berbahan 40% Sorghum bicolor dan 60% Calopogoniummucunoides + 1% Asam Laktat Organik konsentrasi 20%), P3 (Silase berbahan 40% Sorghum bicolordan 60% Calopogonium mucunoides + 2% Asam Laktat Organik konsentrasi 20%), P4 (Silaseberbahan 40% Sorghum bicolor dan 60% Calopogonium mucunoides + 3% Asam Laktat Organikkonsentrasi 20%), P5 (Silase berbahan 40% Sorghum bicolor dan 60% Calopogonium mucunoides +4% Asam Laktat Organik konsentrasi 20%). Parameter yang diamati yaitu karateristik fermentasi yangterdiri dari: pH rumen, kadar N-NH3, produksi VFA total, dan kecernaan nutrien ransum yang terdiridari: kecernaan bahan kering, kecernaan bahan organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwapenambahan asam laktat pada level berbeda dalam pembuatan silase kombinasi sorgum dan kalopo padakisaran level 1% - 4% berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pH rumen, kadar N-NH3, dan produksiVFA total akan tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kecernaan bahan kering dankecernaan bahan organik.
Copyrights © 2021