Kekeringan merupakan peristiwa alam yang berdampak besar terhadap ketersediaan cadangan air di dalam tanah baik yang dibutuhkan untuk kepentingan pertanian maupun kebutuhan manusia. Kekeringan memiliki hubungan dengan keseimbangan antara kebutuhan dan penyediaan air untuk berbagai keperluan. Pada Oktober 2020, sebanyak 3.231,5 hektar lahan komoditas jagung di Kabupaten Sikka mengalami kekeringan. Kecamatan Kangae merupakan kecamatan yang memiliki luasan lahan terbanyak yang mengalami kekeringan. Luas lahan yang terkena dampak kekeringan di Kecamatan Kangae adalah 1.650 hektar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi indeks kekeringan dengan menggunakan metode pendekatan Standardized Precipitation Index (SPI). Penelitian ini menggunakan data pendukung hujan sebanyak 20 tahun. Penelitian ini menggunakan satu stasiun hujan dimana stasiun tersebut mewakili lokasi penelitian, karena Kabupaten Sikka tidak memiliki wilayah yang luas dan hanya memiliki satu stasiun hujan . Hasil penelitian menunjukkan nilai indeks kekeringan menggunakan metode pendekatan Standardized Precipitation Index (SPI) termasuk kondisi sangat basah dengan indeks kekeringan terendah sebesar 9,18 dan indeks kekeringan tertinggi sebesar 11,03.
Copyrights © 2020