Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah persisten pada pembuluh darah arteri di mana tekanan darah sistolik ? 140 mmHg dan tekanan diastolik ? 90 mmHg. Hipertensi seringkali tidak menunjukkan gejala sehingga menjadi penyebab kematian tertinggi dan disebut sebagai “silent killer” karena sifatnya yang tersebunyi atau tanpa keluhan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, konsumsi natrium dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Rano Kecamata Rano Kabupaten Tana Toraja. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel sebanyak 71 responden yang di ambil menggunakan Rumus Slovin. Data Analisis menggunakan Univariat dan Bivariat. Hasil menunjukkan p-value untuk variabel pengetahuan dengan kejadian hipertensi yaitu p- value=0,000, variabel hubungan Konsumsi natrium dengan kejadian hipertensi yaitu p- value=0,002 dan untuk variabel aktivitas fisik dengan kejadian yaitu p-value=0,303 menggunakan metode uji chi-square. Kesimpulan penelitian ini yaitu ada hubungan pengetahuan, konsumsi natrium, dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Rano Kecamata Rano Kabupaten Tana Toraja. Saran untuk meningkatkan program edukasi Kesehatan, khususnya pencegahan dan penatalaksanaan hipertensi pada lansia. meningkatkan program edukasi Kesehatan, khususnya pencegahan dan penatalaksanaan hipertensi pada lansia.
Copyrights © 2025