Diana Mirja Togubu
Universitas Tamalatea Makassar

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

“Hubungan Pengetahuan, Konsumsi Natrium dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Rano Kecamatan Rano Kabupaten Tana Toraja” Cilirin Dwi Renta; Andi Nur Hartati; Diana Mirja Togubu
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 6 No. 1 (2025): November
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah persisten pada pembuluh darah arteri di mana tekanan darah sistolik ? 140 mmHg dan tekanan diastolik ? 90 mmHg. Hipertensi seringkali tidak menunjukkan gejala sehingga menjadi penyebab kematian tertinggi dan disebut sebagai “silent killer” karena sifatnya yang tersebunyi atau tanpa keluhan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, konsumsi natrium dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Rano Kecamata Rano Kabupaten Tana Toraja. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel sebanyak 71 responden yang di ambil menggunakan Rumus Slovin. Data Analisis menggunakan Univariat dan Bivariat. Hasil menunjukkan p-value untuk variabel pengetahuan dengan kejadian hipertensi yaitu p- value=0,000, variabel hubungan Konsumsi natrium dengan kejadian hipertensi yaitu p- value=0,002 dan untuk variabel aktivitas fisik dengan kejadian yaitu p-value=0,303 menggunakan metode uji chi-square. Kesimpulan penelitian ini yaitu ada hubungan pengetahuan, konsumsi natrium, dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Rano Kecamata Rano Kabupaten Tana Toraja. Saran untuk meningkatkan program edukasi Kesehatan, khususnya pencegahan dan penatalaksanaan hipertensi pada lansia. meningkatkan program edukasi Kesehatan, khususnya pencegahan dan penatalaksanaan hipertensi pada lansia.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Petani Rumput Laut Di Kelurahan Pallantikang Kabupaten Bantaeng Hartina Hartina; Diana Mirja Togubu; Muhammad Syafar
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 6 No. 1 (2025): November
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelelahan kerja pada petani rumput laut bisa disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk kondisi kerja fisik yang berat, posisi kerja yang monoton, dan durasi kerja yang panjang. Petani rumput laut seringkali bekerja dalam posisi berdiri, membungkuk, atau jongkok dalam waktu lama, yang dapat menyebabkan kelelahan otot dan sendi. Selain itu, faktor individu seperti usia dan beban juga dapat mempengaruhi tingkat kelelahan.Jenis dan metode penelitian digunakan adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study. Populasi penelitian ini semua petani rumput laut yang berada di Kelurahan Pallantikang Kabupaten Bantaeng sebanyak 108 orang. Dalam penelitian ini sampel yang diambil adalah sebagian petani rumput laut sebanyak 52 orang. Pengambilan sampel penelitian dilakukan Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan durasi kerja dengan kelelahan kerja petani rumput laut didapatkan nilai p=0,010. Terdapat hubungan durasi kerja dengan kelelahan kerja petani rumput laut didapatkan nilai p=0,002. Terdapat hubungan posisi tubuh dengan kelelahan kerja petani rumput laut didapatkan nilai p=0,013.
“Hubungan Pengetahuan, Pola Makan dan Siklus Menstruasi dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di SMA Negeri 6 Wajo, Kabupaten Wajo Rizka Ayunda Has; Diana Mirja Togubu; Akmal Novrian Syahruddin
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 6 No. 1 (2025): November
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan kondisi kekurangan kadar hemoglobin dalam darah yang banyak terjadi pada remaja putri, terutama akibat kurangnya pengetahuan, pola makan tidak seimbang, serta siklus menstruasi yang tidak normal. Kondisi ini dapat berdampak pada kesehatan fisik, kemampuan belajar, dan masa depan remaja putri sebagai calon ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, pola makan, dan siklus menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMA Negeri 6 Wajo, Kabupaten Wajo. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Jumlah keseluruhan populasi sebanyak 310 orang dan sampel sebanyak 94 orang yang diambil dari total populasi kelas X dan XI melalui Teknik Stratified Random Sampling. Variabel penelitian meliputi pengetahuan, pola makan, dan siklus menstruasi sebagai variabel independen, serta kejadian anemia sebagai variabel dependen dan data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan, Food Frequency questionnaire (FFQ), siklus menstruasi dan alat digital Easy Touch untuk pemeriksaan kadar hemoglobin. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa 55,3% responden mengalami anemia. Responden dengan pengetahuan kurang sebanyak 72,3%, pola makan tidak baik 54,3%, dan siklus menstruasi tidak normal 59,6%. Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p=0,001), pola makan (p=0,000), dan siklus menstruasi (p=0,001) dengan kejadian anemia. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan, pola makan, dan siklus menstruasi berhubungan dengan kejadian anemia.
“Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Desa Anjir Serapat Tengah Kabupaten Kapuas Tahun 2025 Dewi Rahmah; Diana Mirja Togubu; Muhammad Syafar
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 6 No. 1 (2025): November
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewi Rahmah 2025 “Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Desa Anjir Serapat Tengah Kabupaten Kapuas Tahun 2025” (Dibimbing oleh Diana Mirja Togubu dan Muhammad Syafar) Penyakit diare merupakan salah satu penyakit infeksi saluran pencernaan yang menjadi masalah kesehatan di dunia termasuk Indonesia. Prevalensi diare di Indonesia merupakan masalah kesehatan masyarakat dengan kasus yang tinggi. Berdasarkan data Kemenkes RI prevalensi diare pada tahun 2018 sebanyak 37,88% atau sekitar 1.516.438 kasus pada balita. Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas menunjukkan bahwa pada tahun 2022, tercatat 823 kasus diare pada balita, yang kemudian meningkat menjadi 1.170 kasus pada tahun 2023, meskipun terjadi penurunan pada tahun 2024 menjadi 702 kasus, namun angka kematian akibat diare masih tercatat sebanyak 5 orang balita se Kabupaten Kapuas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor yang berhubungan dengan penyakit diare pada Balita di Desa Anjir Serapat Tengah Kabupaten Kapuas Tahun 2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik pendekatan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 96 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan menggunakan purposive sampling dengan cara semua subyek yang ada dan memenuhi kriteria sampel akan dipilih dalam penelitian sampai semua jumlah subyek yang diperlukan terpenuhi. Analisis data menggunakan analisis statistik secara univariat dan bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan ?value = 0,000, penggunaan air bersih ?value = 0,000, cuci tangan pakai sabun dan air bersih ?value = 0,000 dan penggunaan jamban sehat ?value = 0,000 dengan kejadian diare pada Balita di Desa Anjir Serapat Tengah Kabupaten Kapuas Tahun 2025. Hasil penilitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, penggunaan air bersih, cuci tangan pakai sabun dan air bersih, dan penggunaan jamban sehat dengan kejadian diare pada balita di Desa Anjir Serapat Tengah Kabupaten Kapuas Tahun 2025. Bagi Masyarakat Desa Anjir Serapat Tengah, khususnya orangtua balita, diharapkan meningkatkan upaya pencegahan dengan menjaga kebersihan air, memastikan kebersihan dan kelayakan fasilitas jamban, membiasakan cuci tangan pakai sabun pada waktu-waktu penting, serta meningkatkan pengawasan dan perhatian terhadap kesehatan balita.
“Hubungan Mutu Pelayanan Dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Kapasa Kota Makassar’’ Nurul Mutmainnah; Diana Mirja Togubu; Fitriyah Amiruddin
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 6 No. 1 (2025): November
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nurul Mutmainnah 2025 “Hubungan Mutu Pelayanan Dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Kapasa Kota Makassar Tahun 2025”.(Dibimbing oleh Diana Mirja Togubu dan Fitriyah Amiruddin). Kepuasaan pasien bergantung pada kualitas pelayanan yang didapatkan. Pengguna jasa pelayanan atau pasien menuntut kualitas pelayanan bukan hanya menyangkut kesembuhan baik secara fisik atau meningkatnya derajat kesehatan, tetapi menyangkut sikap,sarana dan prasarana yang memadai, memberikan kenyamanan sehingga dapat mempengaruhi kepuasaan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Kapasa Kota Makassar Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif.Penelitian menggunakan pendekatan survei analitik dengan desain cross- sectional.Sampel dalam penelitian ini berjumlah 96 orang menggunakan tehnik purposive sampling dimana teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menentukan kriteria-kriteria tertentu, besar sampel yang diambil menggunakan rumus slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara kehandalan (reliability ) p=(0.005), bukti fisik (tangibles) p=(0.009), empati (empaty) p=(0.030) dan tidak ada pengaruh daya tanggap (responsiveness) p=(0.476), jaminan (Assurance) p=(0.301), dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Kapasa. Saran : Diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan rawat jalan terhadap kehandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness) , bukti fisik (tangibles), jaminan (Assurance), dan empati (empaty) dengan kepuasan pasien rawat jalan dalam pelayanan kesehatan di Puskesmas Kapasa Kota Makassar.