Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pola representasi perempuan Muslim yang mengintegrasikan spiritualitas Islam dan kesadaran kritis gender dalam novel-novel Asma Nadia periode 2023–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten terhadap 127 kutipan teks berdasarkan empat kriteria operasional, yaitu kesadaran subordinasi gender, artikulasi agensi, landasan spiritual Islam, dan orientasi transformatif. Hasil penelitian menunjukkan empat dimensi representasi utama, yakni (1) spiritualitas sebagai strategi pemberdayaan aktif melalui praktik religius yang berdampak konkret; (2) agensi perempuan dalam redefinisi makna kesuksesan melalui penolakan norma patriarkal berbasis interpretasi teologis emansipatoris; (3) resistensi struktural melalui solidaritas perempuan dalam konteks konflik kemanusiaan dengan dimensi transnasional berbasis identitas ummah; serta (4) integrasi ketiga dimensi tersebut dalam model perempuan spiritual-transformatif. Temuan ini menunjukkan bahwa religiusitas dan emansipasi tidak bersifat dikotomis, melainkan saling menguatkan dalam representasi sastra kontemporer Indonesia.
Copyrights © 2026